Suami Kalau Sakit vs Istri Kalau Sakit ðŸ˜
Entah kenapa, hampir di semua rumah tangga pasti ada momen begini.
Kalau istri sakit, tetap masak. Tetap nyuci. Tetap beberes rumah sambil bilang:
“Gapapa kok…”
Padahal mukanya udah pucat, badan demam, tapi tetap mikirin rumah dan keluarga.
Sementara suami?
Pilek dikit langsung rebahan dramatis 😠Selimut naik sampai leher. Minyak kayu putih keluar. Nafas mulai berat.
“Kayaknya umurku gak lama…”
Lucu sih. Tapi justru hal-hal kecil begitu yang bikin rumah tangga terasa hangat.
Karena di balik drama kecil itu, sebenarnya ada rasa nyaman. Ada rasa pengen diperhatiin sama pasangan sendiri.
Dan lucunya lagi, walau awalnya kesel, istri tetap jadi orang pertama yang bikinin teh hangat, nyuruh makan obat, sampai nemenin tidur.
Mungkin memang begitu bentuk cinta setelah menikah.
Gak selalu romantis kayak film. Kadang cuma lewat kalimat sederhana:
“Udah minum obat belum?”
Karena rumah yang hangat bukan tentang siapa paling kuat, tapi siapa yang tetap saling jaga saat keadaan lagi gak baik-baik aja.
@demi.anak.istri
.png)






